Thursday, January 27, 2011

Puisi Untuk Seorang saudara


Mungkin waktu kan terus berlalu, membawa buih-buih pergi menjauh.
Dan manusia hanyalah butir pasir berserak di hamparan zaman, yang mengikuti kemana angin takdir berhembus.
Dan mungkin waktu melapukkan batu, membuat besi menjadi karat; Mengubah dunia menjadi tidak seperti yang kita kira dan angankan.
Walau sungguh pun waktu berkuasa, perSaudaraan sejati takkan mudah pudar olehnya.Akan kenangan saat mimpi-mimpi bersemi semerbak, dan akan kenangan saat mimpi-mimpi terhempas berkeping di jalan berlubang kehidupan -- dan kau ada di sana sebagai Saudara yang memahami segala keluh kesah.
Atas kebaikan yang mungkin tidak kau sedari, oleh sekedar guarauan yang membuat hidup ini lebih memiliki erti; menjauhkan rasa sakit diri dan hati

Dan Saudara, jika apa yang kita miliki memang perSaudaraan yang tulus, maka ada tali silaturahmi yang mesti kita jaga.
Walau jarak merenggangkan ikatan, dan harapan-harapan membawa kita berlayar ke negeri-negeri asing; ketahuilah bahwa ada seorang Saudara yang akan membantumu jika engkau memerlukannya.

hanya Doa yang mapu kuhuraikan ini tak lebih berharga berbanding kebaikanmu selama ini. Hanya sekeping bingkisan kenangan agar kau tak lupa, bahwa ada – ada bahagia untuk menjadi seorang saudara

No comments: